.breadcrumbs { font-size: 11px; color: #666; padding: 10px 0px; margin: 10px 0px 20px; border-bottom: 1px solid #ddd; }

Minggu, 27 November 2016

Perkembangan Transportasi Darat





              Perkembangan transportasi darat dinegara kita indonesia  tidak bisa terlepas dari sejarah transportasi itu sendiri.Harus kita pahami terlebih dahulu pengertian transportasi secarageneral  adalah kegiatan mengangkut maupun memindahkan sesuatu baik barang atau orang dari tempat yang satu ke tempat lain.

            Transportasi darat adalah segala bentuk perpindahan  menggunakan jalan untuk  mengangkut penumpang atau barang dari suatu tempat ke tempat yang lain.. Bentuk awal dari transportasi darat adalah menggunakan bianatng seperti kuda, keledai atau bahkan manusia sendiri untuk membawa barang melewati jalan setapak. Sejalan dengan berkembangnya perdagangan, jalan diratakan/dihaluskan atau dilebarkan untuk memmudahkan aktivitas. Dan pada akhirnya rodapun kemudian ditemukan untuk mempermudah proses pemindahan barang. Kemudian untuk mempercepat proses pengiriman ditemukanlah motor, mobil, bus, Truk, Truk Box, Truk Engkel, Truk Tronton, Truk Trailer, dan lain sebagainya.


Jika melihat sejarah perkembangan teknologi transportasi darat di indonesia, berbagai sumber menyebutkan bahwa ini berhubungan langsung dengan situasi politik yang sedang berlangsung saat itu. Jika sebelumnya masyarakat kita akrab dengan kendaraan tradisional seperti kuda, pedati, gerobak, andong serta becak sebagai alat angkutan pribadi, angkutan barang maupun massal, lambataun kemudian kendaraan seperti ini mulai tergantikan. Pergerakan zaman dengan laju teknologi dan tentunya tak lepas dari campur tangan rezim penguasa menjadi kekuatan yang tak terbendung.

Andong
Perlahan-lahan kendaraan-kendaraan seperti sepeda kayuh, motor, mobil, bis, Truk  serta kereta api hadir memenuhi jalan-jalan diseluruh negeri. Dan perlu diketahui bahwa kedatangan bangsa asing yaitu Belanda yang telah menjajah Indonesia turut memelopori perkembangan teknologi transportasi darat negara Indonesia. Misalnya jalur Daendels yang membentang di pulau Jawa serta hadirnya kereta api sebagai angkutan massal modern berikut fasilitas infrastruktur pendukung lainnya. 

Transportasi darat merupakan moda transportasi yang paling dominandan populer di negara kita dibandingkan moda tranportasi lainnya seperti transportasi udara dan transportasi laut. Hal ini ditunjukkan dari data OD Nasional 2001 yang menggambarkan bahwa ± 95% perjalanan penumpang dan barang menggunakan moda transportasi darat. Besarnya persentase tersebut merefleksikan tingginya ketergantungan penduduk Indonesia terhadap moda transportasi ini. Oleh sebab itu, perencanaan pengembangan transportasi darat menjadi prioritas utama dalam rangka pembangunan Indonesia secara keseluruhan. Pengembangan transportasi darat dibutuhkan tidak hanya untuk mengatasi permasalahan transportasi yang terjadi saat ini, tetapi juga untuk menjawab permasalahan transportasi yang diperkirakan muncul di masa yang akan datang. Untuk itu perlu disusun suatu kerangka kebijakan pengembangan  transportasi darat dalam bentuk masterplan.

Moda Transportasi Truk Box


Penyusunan blue print  transportasi darat ini secara umum berisikan uraian tentang gambaran umum kondisi geografis dan sosial Indonesia yang akan mempengaruhi rencana transportasi darat ke depan seperti kondisi geografis Indonesia, kondisi demografi dan perkembangan sosial budaya, dan sebagainya. Selain itu , juga dikaji produk-produk perencanaan dan hukum yang terkait dengan perencanaan transportasi darat  ke depan seperti Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Sistem Transportasi Nasional, dan regulasi terkait. Kondisi transportasi darat di Indonesia yang meliputi moda jalan, kereta api, sungai danau dan penyeberangan serta perkotaan, serta pola perjalanan transportasi darat yang terjadi saat ini, baik untuk penumpang maupun barang juga diuraikan untuk memberikan gambaran kondisi transportasi  darat di Indonesia saat ini. Secara detil gambaran umum transportasi darat di Indonesia ini, merupakan data dan informasi yang menjadi dasar untuk menyusun rencana umum dan program pengembangan transportasi darat di Indonesia.

Pada era Orde Baru, perkembangan teknologi transportasi darat di Indonesia telah mencapai suatu titik dimana kualitas serta kuantitasnya boleh disamakan dengan negara berkembang lainnya. Dengan kata lain kemajuan yang cukup berarti telah diraih. Hal ini bisa kita lihat dengan beragamnya kendaraan yang telah beroperasi di jalan raya baik itu di kota-kota besar ataupun terpencil sekalipun. Berbagai ukuran bus dari yang kecil, sedang hingga besar sebagai sarana angkutan umum massal telah beroperasi dengan lancar, yang melayani berbagai rute seperti dalam kota atau antar kota dalam propinsi, lintas propinsi maupun pulau.

Kemajuan juga dapat kita temui pada jenis angkutan umum massal yang lain yakni dengan semakin banyaknya jalur kereta api yang dibuka. Di sepanjang pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan serta yang lainnya kini telah terakses oleh lintasan kereta api. Nuansa perkembangan teknologi transportasi darat begitu terasa dengan penambahan jalur serta penataan PJKA sebagai kepanjangan tangan pemerintah yang menangani urusan kereta api. Modernisasi dalam hal teknologi juga terus diupayakan, hal ini ditandai dengan mulai dioperasikannya kereta listrik serta berbagai kerja sama dengan negara maju untuk mengembangkan sistem perkeretaapian yang mutakhir.

Meski begitu masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita rampungkan terkait perkembangan teknologi transportasi darat ini. Didalamnya mengandung beberapa aspek penting dan harus kita beri porsi perhatian yang lebih, diantaranya adalah faktor keamanan. Sering datang kepada kita berita yang menyedihkan terkait sebuah kecelakaan maut baik itu menimpa kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Baik itu disebabkan oleh kelemahan sistem, kesalahan pengemudi maupun tingkah laku para pengguna jalan lainnya. Berbagai kejadian yang bila ditarik garis tengahnya bisa ditemukan sebuah kesimpulan akan lemahnya ilmu maupun sikap kesadaran yang kita miliki saat berurusan dengan sistem atau berkendara di jalan raya. Terlepas dari itu semua kita patut mengapresiasi berbagai pencapaian tersebut dengan harapan kedepan berbagai perbaikan serta penyempurnaan di setiap lini akan terus dilakukan.